Ticker

6/recent/ticker-posts

Apakah Bidang Musik Bisa Membuat Kita Sukses???

Sedikit cerita untuk mengawali artikel ini :

Ada seorang siswa SMA yang sangat suka dengan kegiatan musik, pulang sekolah latian band di studio, sabtu minggu ikut event event acara musik dan kegiatan itu dia lakukan sampai dia lulus dari sekolah, setelah lulus sekolah dia tidak langsung kuliah atau mencari pekerjaan, dia masih asik dengan kegiatannya bermain musik sampai pada akhirnya ada seorang temannya yang bertanya " Lo ngapain sekolah kalo ujung ujungnya cuma maen musik? Emang musik bakal bikin lo sukses? "

Mari kita bahas...!!!!

Sobat... Musik itu luas... Musik tidak hanya sekedar bermain alat musik, bernyanyi suara merdu, pandai menulis lagu, hebat dalam aksi panggung. Masih banyak peluang yang bisa membuat kita sukses dalam bidang musik.

Musik itu bagaikan sebuah Mobil, jika kita tidak bisa menjadi pengemudinya, jadilah teknisi nya, bila perlu jadilah orang yang menjual mobilnya. Karena itu semua akan saling membutuhkan satu sama lain. Seorang pemain musik atau penyanyi membutuhkan Sound Engineer, seorang produser musik. membutuhkan orang marketing (AE) dalam hal pemasaran musik/lagu, seorang artis membutuhkan manajer untuk mengatur jadwal kegiatan entertainment. Semuanya saling membutuhkan.

Yang terpenting untuk mencapai kesuksesan dalam musik adalah Totalitas kita terhadap musik, jika tanpa totalitas saya yakin bidang apapun yang anda jalani tidak akan sukses...!!!! Jangan setengah setengah.
Banyak contoh di sekitar kita anak band yang akhirnya bubar karena berbagai macam konflik, entah itu dari segi keuangan, kreatifitas, tidak ada dukungan dari keluarga, serta merasa jenuh dan akhirnya berhenti ditengah jalan.

Seperti apa Musik itu bagi anda? Hiburan, hobi atau pekerjaan yang bisa menghasilkan?
Jika musik itu adalah hiburan dan hobi, maka persiapkanlah pengeluaran biaya untuk hiburan dan hobi anda .
Tapi jika musik bisa menghasilkan, dan menjadi suatu pekerjaan, tentu dalam benak kita akan tertanam bahwa "saya harus sukses dalam bidang musik.." Karena kita suda tahu bahwa musik itu bisa menghasilkan dan tentu saja itu jalan menuju ke sukses.

Untuk menjadi sukses tentunya membutuhkan usaha dan pengorbanan, entah itu modal tenaga, waktu, uang dan pikiran. Uang adalah sesuatu yang sangat sensitif dan dalam bidang musik ini berpengaruh untuk kelangsungan kegiatan kita dalam berkarya, memasarkan musik, manggung, rekaman, dan promo.

Manajer dan Bendahara dalam sebuah band atau artis akan bekerja untuk mengatur semua pengeluaran agar hemat dan tidak boros dari segi keuangan, cari media promo yang free (gratis) untuk memasarkan musik/lagu seperti facebook,twitter,youtube, hingga yang berbayar seperti radio dan televisi.

Dalam bidang musik kita harus cerdas dalam mengatur keuangan, karena itu adalah salah satu modal terpenting selain materi lagu, kualitas musik, dan skill. Saya punya seorang sahabat bernama Hendra Madjid, beliau adalah seorang penulis yang membuat artikel yang berjudul Cara Cerdas Kelola Uang, anda bisa simak artikelnya bagaimana cara mengelola uang dengan cerdas dan tepat . Kita tidak dapat memungkiri bahwa uang memang penting untuk di kelola.

Itulah totalitas dalam bidang musik, tidak hanya mengerti tentang alat musik, lagu, rekaman. Tetapi harus mengerti juga tentang pemasaran nya (marketing), keuangannya, manajemen nya, minimalnya tahu aturan mainnya.


Jadi, apakah musik bisa membuat kita sukses?
Totalitas kita dalam bidang musik adalah jawabannya.

Kenapa Penyanyi Solo Suka Di Iringi Musik Minus One (M-1)

Sebenarnya tidak semua penyanyi solo menggunakan musik Minus One , penyanyi populer seperti Agnes Monica, Raisa, Afgan jarang sekali menggunakan musik M-1 malahan hampir tidak sama sekali.

Ini lebih kepada penyanyi solo yang baru merintis dan masih melakukan promo promo lagu single nya melalui berbagai media seperti tv, radio dan event - event lainnya.

Secara teknis musik M-1 sangat simpel, si penyanyi di iringi dengan musik M-1 yang sudah balance dan Mix dari media player, sehingga tidak ribet dengan masalah routing pada sound system, dari segi budget tentu saja ini menguntungkan bagi penyanyi yang sedang gencar - gencarnya mengeluarkan budget untuk promo kesana kemari, biaya untuk membayar additional player tidak akan ada bila menggunakan musik M-1 dan juga jumlah kru yang tidak akan banyak. 1atau 5 buah musik M-1 saja bisa untuk beberapa event promo, bayangkan jika beberapa event tersebut menggunakan musik live, band pengiring, kru alat alat, berapa biaya yang harus dikeluarkan ?

Orang studio rekaman atau arranger biasanya yang diminta jasa untuk mengerjakan musik M-1 ini, dan harga nya tentu saja beragam tergantung kesepakatan masing - masing.
Kenapa M-1 harus di buat lagi jika lagu itu adalah lagu si penyanyinya sendiri ? Si penyanyi kan pasti punya Master lagu nya, kenapa tidak dari Master lagu nya saja yang di ambil suara vokalnya dan dijadikan M-1? Kenapa harus dibuat dari awal ?

Betul... Itu sangat bisa dilakukan, musik masternya menjadi M-1, namun terkadang untuk manggung di event - event tertentu, si penyanyi menyanyikan lagunya dengan versi musik yang berbeda, entah itu versi orkestra, rock, dangdut, pop, dance dsb disesuaikan dengan tema event . Dari situlah peran arranger studio untuk mengaransemen ulang musik sesuai dengan keinginan si penyanyi yang nanti nya akan dijadikan musik M-1.

Itulah sedikit informasi yang saya dapatkan dari teman - teman yang ada di industri musik.